Make your own free website on Tripod.com

Karangan (2) Tentang Malam Indonesia 2001

Wah, saya penuh perasaan tentang Malam Indonesia yang sudah selesai.

Malam Indonesia 2001 diorganisasikan oleh kelas LA2201BI, kelas saya. Dengan demikian kelas saya sibuk sekali dengan persiapan. Kali ini, saya bekerja sebagai penjaga pintu dan pembawa acara (emcee). Sebenarnya saya hanya percaya diri sebagai penjaga pintu karena saya pernah banyak pengalaman menjaga pintu. Karena itu, lebih mudah untuk saya mengajarkan penjaga pintu yang lain tentang apa-apa yang akan terjadi dan bagaimana bekerja sebagai penjaga pintu. Tetapi untuk peranan yang lain sebagai pembawa acara, saya merasa saya melakukanya dengan buruk. Itu adalah pertama kali saya menjadi pembawa acara, lagipula di depan banyak orang. Saya tetap takut dan stres. Saya juga mengharapkan saya tidak membuat Malam Indonesia menjadi kurang baik.

Meskipun saya hanya melihat kebanyakan pertunjukan dari belakang, saya bisa merasa semua tamu senang sekali dengan pertunjukan itu karena saya sering mendengar ada banyak tamu bertepuk tangan dan tertawa. Di dalam hati, saya juga tertawa kalau semua tamu menikmati Malam Indonesia karena teman kelas saya sudah memberi banyak waktu dan upaya terhadap Malam Indonesia.

Cerita cinta antara Mas Trisno dan Mbak Bunga menarik sekali, mula-mula mereka berdua punya orang tua yang saling membenci. Dalam cerita itu peran Mas Bambang  juga menarik sekali karena dia berkata, menyanyi dan berjalan semuanya lucu sekali. Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi, permainan angklung, dan ‘rock band’ juga menarik karena semua pertunjukan dari kultur yang berbeda di Indonesia. Tari-tariannya semua cantik sekali karena penarinya semua memakai baju yang cantik dan mereka bisa menari dengan hebat.  Selain itu, makanan di Malam Indonesia lebih enak daripada makanan yang lain, terutama sate. Jadi saya makan sampai kenyang sekali.

Dari pengalaman itu, saya bisa belajar bagaimana baiknya hasil kalau sudah bekerja keras untuk apa saja. Mungkin kalau tidak ikut belajar Bahasa Indonesia, saya tidak akan mengambil bagian dalam pentunjukan besar seperti ini. Saya juga tidak membayangkan saya menjadi pembawa acara. Wah pengalaman itu saya tetap tidak akan lupa.

 

~ Ditulis Oleh Kevin